Posts

Showing posts with the label Tokoh

Teruntuk Kami yang Harus Tahu Kesederhanaan Para Tokoh Indonesia

Image
Pendiri bangsa Republik Indonesia, Soekarno-Hatta. (Foto: Isitmewa) Kaum millennial saat ini identik dengan 'Me Generation’ yang narsis, tak peduli apapun selain diri sendiri. Lantas adakah mereka yang masih gemar membaca sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dan belajar dari para pahlawan? Well, sebagai generasi yang merajai usia produksi sekaligus sebagai konsumen terbesar di era modern. Milenial harusnya mampu membuktikan diri, dengan terlepas dari ketergantungan orang tua, gawai, kutu loncat, suka bermalas-malasan, dan konsumtif. Kini Indonesia telah merdeka selama 74 tahun, harapannya semangat para pahlawan terus mengalir dalam darah para pemuda. Sebab, perjuangan sebelumnya, membutuhkan tekad dan semangat luar biasa. Memang bukan saatnya untuk berleha-leha, sementara keadaan begitu cepat berubah. Sebaiknya, untuk bisa maju, para kaum milenial mengetahui kisah para pahlawan di Republik ini, dimana mereka mampu hidup sederhana, penuh perjuangan dan memiliki ment...

Belajar Perjuangan dari Seorang Sastrawan [Pramoedya Ananta Toer]

Image
Pramoedya Ananta Toer lahir di Blora, Jawa Tengah pada tanggal 6 Februari 1925. dia merupakan anak sulung dalam keluarganya. Ayahnya adalah seorang guru, sedangkan ibunya berdagang nasi. Nama asli Pramoedya adalah Pramoedya Ananta Mastoer, sebagaimana yang tertulis dalam koleksi cerita pendek semi-otobiografinya yang berjudul Cerita Dari Blora. Karena nama keluarga Mastoer (nama ayahnya) dirasakan terlalu aristokratik, ia menghilangkan awalan Jawa "Mas" dari nama tersebut dan menggunakan "Toer" sebagai nama keluarganya. Sebagai putra sulung tokoh Institut Boedi Oetomo, Pram kecil malah tidak begitu cemerlang dalam pelajaran di sekolahnya. Tiga kali tak naik kelas di Sekolah Dasar, membuat ayahnya menganggap dirinya sebagai anak bodoh. Akibatnya, setelah lulus Sekolah Dasar yang dijalaninya di bawah pengajaran keras ayahnya sendiri, sang ayah, Pak Mastoer, menolak mendaftarkannya ke MULO (setingkat SLTP). Ia pun melanjutkan pendidikan di sekolah telegraf (Radio ...